Jumat, 01 April 2011

Analisis Pengendalian Kualitas Statistik Dengan Menggunakan Peta Kendali T-Square (T2) (Studi Kasus Kualitas Produksi Tiang Beton PT Wijaya Karya Beton Makassar)


A.  LATAR BELAKANG
Kemajuan peradaban manusia menyebabkan kegiatan di bidang industri dihadapkan pada tantangan yang berat, setiap pelaku bisnis yang ingin memenangkan persaingan akan memberikan perhatian penuh pada mutu atau kualitas. Dalam dunia industri, kualitas barang yang dihasilkan merupakan faktor yang sangat penting dan merupakan faktor kunci yang membawa keberhasilan bisnis dan peningkatan posisi bersaing.
Menjaga eksistensi suatu produk di pasar, suatu perusahaan perlu memperhatikan kualitas produknya, kini diberbagai industri berupaya menjaga kualitas produknya melalui pengendalian kualitas statistik (statistical quality control)[1].
Perhatian penuh terhadap kualitas akan memberikan dampak langsung kepada perusahaan berupa kepuasan pelanggan. Industri yang menghasilkan barang dan jasa harus dapat menghasilkan suatu produk yang dapat diterima oleh pembeli atau konsumen. Prinsip utama pembelian adalah makin meningkatkan dominasi (penguasaan) pasar baik nasional dan internasional. Konsumen, baik individual, perusahaan industri atau badan pemerintah, semakin menekankan pada kepuasan yang mereka peroleh dalam barang yang mereka bayar. Kehati-hatian dalam membeli semakin meningkat, khususnya untuk perusahaan-perusahaan industri dan terlebih lagi bagi para konsumen.
Al-Qur’an telah menjelaskan bahwa besi yang telah diciptakan oleh Allah dan diturunkan ke bumi ini untuk digunakan oleh manusia dalam kehidupannya, karena pada besi tersebut terdapat kekuatan yang hebat dan bermanfaat bagi manusia.  Oleh karena itu, tiang beton yang diproduksi oleh perusahaan merupakan bagian dari pada kualitas besi yang dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupannya. Dalam hal ini Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hadiid 57 : 25

Sesungguhnya kami Telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan Telah kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. dan kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. .(QS Al-Hadiid 57 : 25)

Kualitas didefinisikan sebagai konsistensi peningkatan atau perbaikan atau penurunan variansi karakteristik suatu produk (barang dan jasa) yang dihasilkan, agar memenuhi kebutuhan yang telah dispesifikasikan, guna meningkatkan kepuasan pelanggan internal atau eksternal. Berdasarkan pengertian dasar tentang kualitas tersebut, tampak bahwa kualitas berfokus pada pelanggan (customer focused quality). Kualitas dalam pengendalian proses statistik adalah bagaimana baiknya suatu barang atau jasa itu memenuhi spesifikasi dan toleransi yang ditetapkan oleh bagian desain dari perusahaan.
Pengendalian kualitas adalah aktivitas keteknikan dan manajemen, yang dengan aktivitas itu diukur ciri-ciri kualitas produk, membandingkannya dengan spesifikasi atau persyaratan, dan mengambil tindakan penyehatan yang sesuai apabila ada perbedaaan antara penampilan yang sebenarnya dan yang standar. Pengendalian kualitas merupakan teknik dan manajemen, mengukur karakteristik kualitas dari barang atau jasa kemudian membandingkan hasil pengukuran itu dengan spesifikasi yang diinginkan oleh pengguna, serta mengambil tindakan perbaikan yang tepat apabila ditemukan perbedaan antara performasi aktual dan standar. Dalam mengendalikan proses kita berusaha menyelidiki dengan cepat bila terjadi gangguan proses dan tindakan pembetulan dapat segera dilakukan sebelum terlalu banyak unit yang tidak sesuai dengan produksi. Oleh karena itu, pengendalian kualitas statistik merupakan penyelesaian masalah yang digunakan untuk memonitor, mengendalikan, menganalisis, mengelola, dan memperbaiki produk dan proses dengan menggunakan metode-metode statistik[2]. Tujuan pokok statistik kendali kualitas adalah menyelidiki dengan cepat sebab-sebab terduga atau pergeseran proses sehingga dapat segera dilakukan tindakan perbaikan sebelum terlalu banyak unit yang tidak sesuai untuk diproduksi.
Penelitian ini menerapkan konsep pengendalian kualitas statistik di PT. Wijaya Karya Beton Makassar yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang  produksi tiang beton seperti tiang listrik dan jenis lainnya  yang diharapkan dapat melakukan upaya-upaya strategis dalam menghadapi persaingan. Terobosan yang dapat dilakukan adalah dengan menghasilkan produksi tiang beton dengan kuantitas dan kualitas yang baik. Oleh karena itu diperlukan pengendalian kualitas yang baik pula. Pengendalian kualitas penting dilakukan perusahaan agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Disamping itu, pengendalian kualitas dilakukan untuk mencapai target penjualan sehingga perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang maksimal
Banyak karakteristik kualitas tidak dapat dengan mudah dinyatakan secara numerik. Oleh karena itu, biasanya setiap karateristik yang diperiksa akan diklasifikasikan pada beberapa bagian dari kualitas produksi tersebut. Peta Kendali T-Square (T2) biasa juga disebut peta kendali multivariat. Peta kendali multivariat  merupakan peta kendali yang digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan pengendalian kualitas proses dengan menggunakan lebih dari satu karateristik, misalnya akan mengukur panjang tiang beton dan diameter tiang beton sekaligus untuk mengetahui sejauh mana penyimpangan proses dari standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan persoalan di atas maka penulis mengambil judul tugas akhir Analisis Pengendalian Kualitas Statistik Dengan Menggunakan Peta Kendali T-Square (T2)  (Studi Kasus Kualitas Produksi Tiang Beton PT Wijaya Karya Beton Makassar).


[1] Nur Iriawan & Septi Puji Astuti . Mengolah Data Statistik dengan Mudah Menggunakan Minitab 14.  (Yogyakarta:  ANDI, 2006), h. 313.
[2]Dorothea Wahyu Ariani. Pengendalian Kualitas Statistik (Pendekatan Kualitatif dalam Managemen Kualitas). (Yokyakarta : ANDI, 2004), h. 54.

2 komentar:

  1. ini pake data jenis apa ya pak? atribut / variabel? trs juga pengambilan data konstan atau berbeda-beda?

    BalasHapus